DUKUNG KETAHANAN PANGAN DAN KEMANDIRIAN WBP, LAPAS LABUHAN RUKU KEMBALI PANEN RAYA 150 KG KANGKUNG
Batu Bara – Dalam rangka mengoptimalkan program pembinaan kemandirian serta mendukung ketahanan pangan nasional, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku kembali memetik hasil nyata dari pemanfaatan lahan produktif. Hal ini dibuktikan melalui kegiatan panen raya sayur kangkung sebanyak 150 kilogram di area perkebunan Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku pada Selasa (04/08/2026).
Kegiatan budidaya hingga panen kangkung yang dipusatkan di area Sarana Asimilasi dan Edukasi (SAE) Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku ini dimulai sejak pagi hari. Prosesi pemetikan sayur kangkung segar tersebut berlangsung dengan penuh sukacita, kebersamaan, dan semangat gotong royong. Para Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang mengelola lahan produktif tersebut tampak bangga melihat hasil kerja keras mereka terbayar dengan hasil panen yang melimpah dan berkualitas baik.
Rangkaian kegiatan budidaya dan panen ini didampingi secara langsung oleh jajaran seksi kegiatan kerja (Giatja) serta dihadiri oleh Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP), Seksi Keamanan dan Ketertiban (Kamtib), jajaran registrasi, Kepala Regu Pengamanan (Karupam), dan seksi lainnya. Hasil panen sebanyak 150 kg ini merupakan buah keberhasilan dari program pembinaan agrobisnis yang mengajarkan para warga binaan tentang teknik bercocok tanam yang baik, mulai dari pengolahan tanah, penyemaian benih, perawatan harian, hingga masa panen.
Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIA Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan, menyampaikan bahwa panen kangkung ini menjadi bukti konkret bahwa keterbatasan tempat tidak menghalangi warga binaan untuk tetap produktif dan menghasilkan karya nyata yang bermanfaat.
“Panen raya 150 kg kangkung yang kita laksanakan sejak pagi hari ini merupakan bukti nyata keberhasilan program pembinaan kemandirian di Lapas Labuhan Ruku. Kami berkomitmen untuk terus membekali para warga binaan dengan keterampilan praktis di bidang pertanian agar mereka memiliki modal keahlian yang bermanfaat saat kembali ke tengah masyarakat kelak. Selain mendukung ketahanan pangan internal, kegiatan ini juga menjadi sarana pembentukan mental kerja yang positif, disiplin, dan mandiri,” tegas Kalapas Labuhan Ruku, Hamdi Hasibuan.
Reporter : Redaksi
Editor : Agus